Kamis, 24 Maret 2011

makalah perekonomian indonesia

makalah

CHINA BISA…..!
INDONESIA WHY
NOT….!

OLEH :

FATYA AYU HEFITA
1EB22





Universitas Gunadarma
KATA PENGANTAR

            Puji syukur kehadirat ALLAH.SWT.kami bisa menyusun makalah ini dengan baik , makalah ini disusun sesuai dengan kenyataan dan fakta yang terjadi, dgn tersusunnya makalah ini kami ingin memberikan sesuatu yang mudah – mudahan berarti untuk kampus kami tercinta.
            Unsur perekonomian yang saya bahas disini semata – mata untuk memberikan informasi agar kelak perekonomian diindonesia menjadi lebih baik dan maju seperti Negara-nega lain , makalah ini  adalah hasil dari pendapat – pendapat dan uraian yang saya dapat dari sebuah sumber.
            Demikian makalah ini saya buat, semoga bermanfaat dan anda semua bisa memahami isi  dan tujuansaya. Kami harapkan kepada pemuda – pemudi bangsa kelak akan menjadi penerus yang baik dan menjadi contoh bagi penerusnya.
            Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada dosen yang memberikan tugas ini, semoga makalah ini dapat memberikan sedikit bekal pengetahuan dan keterampilan,dan menumbuhkan kecintaannya kepada hidupnya sendiri agar kelak bisa jadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara.
            Saya menyadari makalah ini masih perlu disempurnakan oleh karena itu saya mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif dari anda sekalian untuk menyempurnakan isi dan penampilan makalah ini,kritik dan saran anda semua sangat berarti dan akan menjadi sumbangan yang begitu berarti bagi pendidikan generasi muda bangsa.


                                                                                                        



                                                                                                         Bekasi, Pebruari 2011


Pendahuluan

            Indonesia adalah Negara yang sudah sejak lama merdeka namun mengapa perekonomian Indonesia sulit sekali maju seperti Negara – Negara merdeka lainnya, dilihat dari sisi sumber daya alam sendiri Indonesia memiliki potensi yang sangat baik terhadap perekonomian Indonesia namun mengapa Indonesia kurang bisa mengelolanya menjadi perekonomian yang baik.
            Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi perekonomian Indonesia seperti kondisi fisik, letak geografis, sumber daya alam, sumber daya manusia, perkembangan tekhnologi, perekonomian Indonesia dan politik di Indonesia semua itu bergantung pada tata cara pemerintah mengatur keuangan bangsa.
          Masyarakat Indonesia harus sangat bisa mengupayakan sumber daya alam sebagai factor yang sangat mendukung perekonomian Indonesia.
         














a. perekonomian Indonesia
Inflasi dan perekonomian Indonesia sangat saling berkaitan. Apabila tingkat inflasi tinggi, sudah dipastikan akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi, dimana akan melambatnya laju pertumbuhan ekonomi.Indonesia harus melakukan perubahan yang sangat signifikan untuk merubah perekonomian agar Indonesia tak biosa dijajah lewat perdagangan bebas ynag dilakukan china terhadap Indonesia.indonesia harus bisa membuat produk produk yang bagus dan tak kalah murah dari china. Indonesia bisa membuka lapangan pekerjaan yang sangat banyak jika mampu melakukan semuanya untuk kemajuan bangsa, sehingga banyak pula orang Indonesia yang menyukai produk Indonesia dan tak perlu keluar negri untuk membeli barang yang diinginkan karena sudah tersedia diindonesia.
b. pasar bebas china dalam wadah CAFTA
Bisa dipastikan pada 2010 ini jumlah produk China semakin membanjiri  pasar Indonesia. Peningkatan permintaan produk dari China tentu akan menguntungkan China karena secara langsung memperluas lapangan pekerjaan di China, disisi lain industri-industri kecil Indonesia akan mulai berguguran yang pada akhirnya dapat  mengurangi lapangan pekerjaan.
Jauh sebelum penerapan pasar bebas Indonesia-China yang seluas-luasnya per 2010 ini, selama 5 tahun terakhir Indonesia mengalami kerugian (neraca) dalam hubungan kerjasama dagang Indoensia-China. Adanya peningkatan pertumbuhan ekonomi yang diharapkan akan menjanjikan harapan bagi perbaikan kondisi ekonomi dimasa mendatang. Bagi Indonesia, dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi maka harapan meningkatnya pendapatan nasional (GNP), pendapatan persaingan kapita akan semakin meningkat, tingkat inflasi dapat ditekan, suku bunga akan berada pada tingkat wajar dan semakin bergairahnya modal bagi dalam negeri maupun luar negeri.
Namun semua itu bisa terwujud apabila kondisi keamanan dalam negeri benar-benar telah kondusif. Kebijakan pemerintah saat ini didalam pemberantasan terorisme, serta pemberantasan korupsi sangat turut membantu bagi pemulihan perekonomian. Pertumbuhan ekonomi yang merupakan salah satu indikator makro ekonomi menggambarkan kinerja perekonomian suatu negara akan menjadi prioritas utama bila ingin menunjukkan kepada pihak lain bahwa aktivitas ekonomi sedang berlangsung dengan baik pada negaranya.
Indonesia telah merdeka sejak 1945 namun kenapa harus dijajh lagi dengan produk china yang bebas masuk kapan saja. Indonesia harus bisa menghasilkan produk yang tidak kalh bagus dari china karena terbukti orang Indonesia tak kalah pintar dengan china untuk menciptakan suatu produk Indonesia, toh slama ini produk Indonesia terbukti lebih baik kualitasnya dari china namun kenapa Indonesia tak bisa member harga yang lebih murah karena sebenarnyta masalh trbesar diindonesia adalah harga yang terlalu mahal, walaupun dikalangan menengah keatas harga tak menjadi suatu permasalahan yang terlalu berarti tapi perlu disadari kalangan menengah ke bawah masih banyak yang berfikir 2 x untuk membeli kebutuhannya maupun keluarga. Bisa dilihat dari table berikut neraca perdagangan diindonesia – china periode 2003-2009 masih sangat jauh dari yang kita harapkan.
Sejak 2004, tiap tahun pemerintah Indonesia terus mengurangi besaran/persen bea masuk (BM) produk impor dari China. Dalam 5 tahun terakhir (2004-2009), sekitar 65% produk impor dari China telah mendapat stempel BM nol persen dari Dirjen Bea & Cukai Departemen Keuangan RI. Dan pada Januari 2010 ini, sebanyak 1598 atau 18% produk China akan mendapat penurunan tarif BM sebesar 5%.  Ini berarti pemerintah Indonesia telah menerapkan sistem pasar bebas  yang seluas-luasnya dengan China.
Oleh karena itu kita sebagai warga Indonesia yang tak kalah canggih bisa memanfaatkan sumber daya alam yang ada diindonesaia.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar